Drama Nabilah O’Brien dan Zendhy Kusuma akhirnya berakhir damai setelah sempat saling lapor, simak kisah lengkapnya di sini!
Perseteruan Nabilah O’Brien dan Zendhy Kusuma sempat bikin netizen heboh. Dari saling adu laporan hingga ketegangan yang viral, kini keduanya resmi berdamai. Simak di Berita, Profil, dan Tren Influencer perjalanan penuh drama, ketegangan, dan akhirnya momen damai yang membuat semua penasaran!
Kronologi Insiden Di Restoran Bibi Kelinci
Kasus ini bermula di restoran Bibi Kelinci milik Nabilah O’Brien yang berlokasi di Kemang, Jakarta Selatan, pada 19 September 2025. Pasangan suami istri, Zendhy Kusuma dan Evi Santi, memesan 11 makanan dan 3 minuman, namun meninggalkan restoran tanpa membayar. Kejadian ini terekam CCTV dan video rekamannya kemudian viral di media sosial, memicu perbincangan luas di kalangan netizen.
Akibat insiden tersebut, Nabilah memutuskan untuk melaporkan pasangan ini ke Polsek Mampang Prapatan dengan dugaan pencurian, menggunakan rekaman CCTV sebagai bukti utama. Laporan resmi ini langsung memicu respons dari aparat penegak hukum, dan kasus ini mulai mendapat perhatian publik karena video yang viral serta kontroversi seputar tindakan pasangan tersebut.
Namun, langkah Nabilah mengunggah rekaman CCTV melalui kanal media sosialnya menimbulkan masalah baru. Video tersebut dianggap beberapa pihak mencemarkan nama baik pasangan, sehingga Zendhy dan istrinya melaporkan balik Nabilah ke Polri melalui satuan siber. Kejadian ini kemudian menimbulkan perhatian lebih luas dan membuat kasus ini menjadi sorotan publik.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Saling Lapor Yang Menjadi Sorotan Publik
Perseteruan ini menjadi viral karena bukan sekadar laporan kriminal. Nabilah yang semula melaporkan dugaan pencurian justru diberi status tersangka setelah dilaporkan balik dengan tuduhan pencemaran nama baik melalui UU ITE.
Publik ramai membahas kasus ini di media sosial, khususnya setelah Nabilah mengunggah curhatannya yang merasa sebagai korban justru diperlakukan sebagai tersangka, bahkan meminta perhatian Komisi III DPR RI.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, turut mengomentari perkara ini dan mendukung penyelesaian melalui cara damai serta pencabutan status tersangka Nabilah jika memenuhi asas keadilan restoratif.
Baca Juga: Beredar! Nabilah O’Brien Jadi Tersangka, Penggemar Bingung Dan Panik
Mediasi Di Mabes Polri Dan Keputusan Berdamai
Pada 8 Maret 2026, kedua pihak dipertemukan di Gedung Bareskrim Polri untuk melakukan mediasi, yang dihadiri oleh Nabilah, Zendhy, Evi Santi, dan perwakilan pihak terkait, guna mencari solusi damai.
Dalam pertemuan ini disepakati bahwa seluruh laporan polisi dicabut oleh kedua belah pihak. Pencabutan laporan membuat proses hukum terhadap mereka, termasuk status tersangka, dinyatakan gugur atau dihentikan sesuai kesepakatan damai.
Selain itu, poin penting dalam kesepakatan adalah komitmen bersama untuk menghapus semua konten terkait perseteruan tersebut di media sosial, sehingga tidak ada lagi polemik yang tersisa di ruang digital kedua pihak.
Reaksi Dari Para Pihak Dan Publik
Usai mediasi, Nabilah mengaku legowo dan telah memaafkan sepenuhnya meski sempat menjadi tersangka. Zendhy dan Evi menyatakan ketegangan di antara mereka mereda setelah mediasi. Mereka belum membeberkan detail kesepakatan. Di luar mediasi, publik dan netizen memberi reaksi beragam. Beberapa memuji perdamaian, namun ada kritik soal penegakan hukum.
Dampak Dan Makna Perdamaian Kasus Ini
Perdamaian ini menjadi contoh keadilan restoratif. Kedua pihak memilih menyelesaikan sengketa tanpa proses peradilan panjang. Komisi III DPR RI menilai pencabutan status tersangka Nabilah sesuai prinsip hukum. Hal ini tidak memberatkan pihak yang tidak melawan hukum. Kasus ini menjadi pelajaran penting tentang penggunaan media sosial untuk menyebarkan bukti. Laporan hukum harus disikapi secara proporsional agar konflik tidak melebar.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari www.google.com
- Gambar Kedua dari www.google.com